BATUAN DAN SUMBER DAYA MINERAL
BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Di dunia ini terdapat bermacam-macam mahluk ciptaan tuhan, yaitu mahluk hidup dan mahluk tak hidup.Mahluk hidup diantaranya manusia, hewan dan tumbuhan.Dan mahluk tak hidup diantaranya air, udara, tanah, api, batuan, mineral dll.Dalam makalah ini akan di bahas masalah tentang batuan dan sumber daya mineral di dunia.Dalam hal ini yang kami bahas adalah batuan dan sumber daya mineral yang asli alam, bukan buatan manusia.Makalah ini kami buat sekaligus guna memenuhi tugas konsep dasar IPA 1.
B.RUMUSAN MASALAH
1.Apa pengertian batuan dan sumber daya mineral?
2.Apa saja macam batuan dan mineral di bumi?
3.Bagaimana terjadinya batuan dan mineral di bumi?
4.Apakah macam mineral berharga di alam?
C.TUJUAN PENULISAN
1.Pembaca dapat mengetahui pengertian batuan dan sumber daya mineral.
2.Pembaca tahu macam batuan dan mineral di bumi.
3.Pembaca mengerti terjadinya batuan dan mineral
4.Pembaca tahu macam mineral berharga di alam
BAB II
PEMBAHASAN
BATUAN DAN SUMBER DAYA MINERAL
1.BATUAN
Batuan adalah zat padat yang terbentuk secara alamiah.Batuan dapat digolongkan menjadi 3 jenis atas dasar proses terbentuknya, yaitu :
a.Batuan Gunung Berapi
Batuan ini terbentuk dari magma dan lava yang membeku.Magma adalah bagian inti bumi yang masih cair terdapat pada bagian dalam dari gunung berapi.Apabila magma itu sampai keluar ke atas tanah maka disebut lava.Oleh karena itu, batuan gunung berapi dapat digolongkan menjadi 2, yaitu :
Batuan Bekuan Dalam(instrusif) karena terbentuk ketika magma cair membeku ketika akan menyusup keluar permukaan bumi.Berbentuk tanggul.Ada pula magma yang sempat menyusup secara horizontal.Bentuknya agak pipih dan sejajar dengan permukaan tanah atau agak miring.Batuan ini sering disebut batu ambang(still).Batuan instrusif terbentuk sangat perlahan yang mengakibatkan terbentuk batuan yang sangat besar dan sangat keras.Contohnya : Batu Granit yang tersusun oleh senyawa-senyawa silikat dan merupakan komponen utama dari kerak bumi.Hal ini dapat kita maklumi karena 74% dari kerak bumi adalah oksigen dan silicon.
Batu Bekuan Luar(ekstrusif) karena terbentuknya setelah magma keluar dari perut bumi ke permukaan tanah.Waktunya relative singkat yang mengakibatkan bentuknya kecil dan relative kasar.Contohnya : Batu Basalt dan Batu Apung.
Perbedaan susunan kimiawi granit dan basalt terletak pada kadar komponen penyusunnya, yaitu :
Basalt
Granit
Silica
50%
70%
Ferrit
12%
2%
MgO, CaO
20%
5%
Alumina
13%
13%
Na2O, K2O
3%
8%
Lain-lain
2%
2%
Selain itu batuan basalt tidak sebesar granit dan batu apung mengapung diatas air karena disebabkan adanya rongga-rongga gas di dalamnya.Permukaannya kasar dan lunak.Biasanya dimanfaatkan untuk menggosok dan mencuci.
b.Batuan Endapan(sedimentasi)
Batuan ini terbentuk dari endapan yang mengeras jadi batu.Berasal dari pengikisan batuan gunung berapi oleh air, gletser atau angin.Proses pemadatan terjadi oleh pengaruh tekanan dan batuan yang dihasilkan nampak berlapis-lapis.Kemungkinan lain adalah adanya sementasi yang terjadi pada endapan batu-batu kerikil yang suka mengeras atas pengaruh tekanan pengerasan dapat terjadi karena adanya mineral lain di sela-sela kerikil.Ketika air yang membawa mineral pergi terjadilah pengerasan.
Jenis batuan endapan :
Batuan Klastik, dapat terbentuk melalui proses pemadatan maupun sementasi.Contoh : batu pasir, batu lapis, batu liat, batu konglomerat
Batuan Kimia(evaporit) berasal dari reaksi kimia.Apabila larutan dalam endapan yang terbentuk ditinggalkan airnya(missal menguap) sisanya akan memadat menjadi batu.Contoh : Gips, Batu Halit(Batu garam).
Batuan Organik(fosil) batuan yang berasal dari mahluk hidup.Contoh : batubara(gitamin, antrasit)batu kapur dari sisa rumah kerang yang mengendap di dasar laut.
c.Batuan Metamorf
Yaitu batuan yang berasal dari gunung berapi dan batuan endapan yang mengalami perubahan bentuk karena tekanan dan panas yang tinggi dan pengaruh kimia.Prosesnya berlangsung dalam tanah yang dalam.Contoh : batu pualam atau batu marmer yang berasal dari batu kapur biasa.Batu marmer yang putih bersih dapat mengalami metamorfis selanjutnya menjadi berlapis-lapis berwarna-warni.Contoh : Batu Kuarsa(quarts) dan batu tulis.
Proses metamorfis ini sangat penting untuk dapat memahami adanya siklus batuan.Batuan yang sudah terbentuk dapat mengalami tekanan tinggi menjadi panas dan mencair menjadi magma kembali dan kedudukannya digantikan batuan baru.
2.SUMBER DAYA MINERAL
Mineral adalah persenyawaan-persenyawaan kimia yang terdapat di alam. Mineral bersifat anorganik, artinya mineral tidak terbentuk melalui proses yang menyangkut semua makhluk yang hidup. Karena itu, kayu tidak termasuk mineral. Sebaliknya, minyak bumi dan batubara merupakan sebagian kekayaan mineral.
Mineral merupakan bahan yang membentuk batuan. Tiap-tiap mineral mempunyai susunan kimia tertentu. Tiap-tiap mineral mempunyai susunan kimia tertentu.
Dan atom-atom yang membentuk mineral itu terikat sedemikian rupa sehingga menciptakan bentuk-bentuk geometrik yang disebut kristal.
Bijih adalah sebongkah batuan yang mengandung sejenis mineral tertentu. Oleh manusia mineral ini dapat diolah menjadi bahan yang lain. Misalnya besi, yang berasal dari mineral bijih besi, diolah menjadi baja. Jadi baja bukanlah mineral.
Sebagian besar mineral ditemukan dalam bentuk persenyawaan kimia dari beberapa unsur. Tapi ada juga yang didapatkan dalam bentuk murni yang hanya terdiri dari satu unsur. Misalnya emas yang merupakan mineral logam alam. Mineral semacam ini disebut mineral alam.
Beberapa jenis mineral mempunyai rumus kimia yang sama, hanya susunan atomnya berbeda. Misalnya intan dan grafit keduanya merupakan senyawa karbon tetapi susunan atomnya berbeda. Perbedaan susunan atom ini ditentukan oleh besarnya tekanan yang dialaminya waktu masih berada di bawah permukaan bumi.
Jumlah jenis mineral yang telah diketahui ada sekitar 1.500 macam. Tapi tidak semuanya penting, dan banyak di antaranya hanya merupakan variasi dari satu macam susunan kimia saja. Beberapa mineral terpenting adalah bijih logam dan batu-batu berharga. Ada juga beberapa jenis mineral yang digunakan untuk bahan baku dalam industri pembuatan berbagai macam barang seperti misalnya gelas dan semen.
Terjadinya Mineral
Atom-atom yang membentuk mineral terkumpul pertama kali dalam cairan kerak bumi. Waktu cairan itu mendingin, atom-atom itu membentuk berbagai jenis mineral.
Ketika membeku, kelompok mineral-mineral itu membentuk lapisan-lapisan. Setelah seluruh batuan mengeras, gas dan cairan melapisinya dengan kristal. Ini bisa kita lihat di berbagai celah gunungapi yang pinggirannya dilapisi oleh belerang berwarna kuning.
Ciri dan sifat :
a)Terbentuk secara alami di dalam/di permukaan tanah.
b)Berasal dari zat tak hidup(anorganik), berarti bahwa batubara bukanlah mineral karena berasal dari tumbuhan.Sedangkan intan adalah mineral karena terbentuk dari karbon dalam perut bumi.
c)Berbentuk zat padat
d)Terdiri dari unsure/persenyawaan.Oleh karena itu mineral mempunyai komposisi, sifat kimia, dan sifat fisiak tertentu.
e)Atom-atomnya tersusun sedemikian rupa hingga membentuk pola kisi tertentu yang disebut Kristal.
Mineral diklasifikasikan berdasarkan komposisi kima dengan grup anion. Berikut klasifikasinya menurut Dana :
1. Silicate Class, merupakan grup terbesar. silicates (sebagian besar batuan adalah >95% silicates), yang terdiri dari silicon dan oxygen, dan dengan ion tambahan seperti aluminium, magnesium, iron, dan calcium. Contoh lain seperti feldspars, quartz, olivines, pyroxenes, amphiboles, garnets, dan micas.
2. Carbonate Class, merupakan mineral yang terdiri dari anion (CO3)2- dan termasuk calcite dan aragonite (keduanya merupakan calcium carbonate), dolomite (magnesium/calcium carbonate) dan siderite (iron carbonate). Carbonate terbentuk pada lingkungan laut oleh endapan bangkai plankton. Carbonate juga terbentuk pada daerah evaporitic dan pada daerah karst yang membentuk gua/caves, stalactites dan stalagmites.Carbonate class juga termasuk mineral-mineral nitrate dan borate.
3. Sulfate Class, Sulfates terdiri dari anion sulfate, SO42-. Biasanya terbentuk di daerah evaporitic yang tinggi kadar airnya perlahan-lahan menguap sehingga formasi sulfate dan halides berinteraksi. Contoh sulfate; anhydrite (calcium sulfate), celestine (strontium sulfate), barite (barium sulfate), dan gypsum (hydrated calcium sulfate). Juga termasuk chromate, molybdate, selenate, sulfite, tellurate, dan mineral tungstate.
4. Halide Class, halides adalah grup mineral yang membentuk garam alami (salts) dan termasuk fluorite (calcium fluoride), halite (sodium chloride), sylvite (potassium chloride), dan sal ammoniac (ammonium chloride). Halides, seperti halnya sulfates, ditemukan juga di daerah evaporitic settings seperti playa lakes dan landlocked seas seperti Dead Sea dan Great Salt Lake. The halide class termasuk juga fluoride, chloride, dan mineral-mineral iodide.
5. Oxide Class, Oxides sangatlah penting dalam dunia pertambangan karena bijih (ores) terbentuk dari mineral-mineral dari kelas oxide. Kelas mineral ini juga mempengaruhi perubahan Kutub Magnetic Bumi. Biasanya terbentuk dekat dengan permukaan bumi, teroksidasi dari hasil pelapukan mineral lain dan sebagai mineral asesori pada batuan beku crust dan mantle. Contoh mineral Oxides; hematite (iron oxide), magnetite (iron oxide), chromite (iron chromium oxide), spinel (magnesium aluminium oxide – mineral pembentuk mantle), ilmenite (iron titanium oxide), rutile (titanium dioxide), dan ice (hydrogen oxide). Juga termasuk mineral-mineral hydroxide.
6. Sulfide Class, hampir serupa dengan Kelas Oxide, pembentuk bijih (ores). Contohnya termasuk pyrite (terkenal dengan sebutan emas palsu ‘fools’ gold), chalcopyrite (copper iron sulfide), pentlandite (nickel iron sulfide), dan galena (lead sulfide). Termasuk juga selenides, tellurides, arsenides, antimonides, bismuthinides, dan sulfosalts.
7. Phosphate Class, termasuk mineral dengan tetrahedral unit AO4, A dapat berupa phosphorus, antimony, arsenic atau vanadium. Phospate yang umum adalah apatite yang merupakan mineral biologis yang ditemukan dalam gigi dan tulang hewan. Termasuk juga mineral arsenate, vanadate, dan mineral-mineral antimonate.
8. Element Class, terdiri dari metal dan element intermetalic (emas, perak dan tembaga), semi-metal dan non-metal (antimony, bismuth, graphite, sulfur). Grup ini juga termasuk natural alloys, seperti electrum, phosphides, silicides, nitrides dan carbides.
9. Organic Class, terdiri dari substansi biogenic; oxalates, mellitates, citrates, cyanates, acetates, formates, hydrocarbons and other miscellaneous species. Contoh lain juga; whewellite, moolooite, mellite, fichtelite, carpathite, evenkite and abelsonite(Entri ini dituliskan pada Oktober 6, 2007 pada 12:00 am dan disimpan dalam Earth Science).
Contoh mineral berharga
AAPG – www.aapg.org
Bahan pelajaran dari University of North Dakota – http://volcano.und.edu
Mineral untuk Kehidupan
Posted 02-24-2009 at 03:21 PM by zoelchan
Updated 02-24-2009 at 05:12 PM by zoelchan
BAB III
PENUTUP
A.KESIMPULAN
1.Batuan adalah zat padat yang terbentuk secara alamiah.
2.Mineral adalah persenyawaan-persenyawaan kimia yang terdapat di alam dan bersifat anorganik.
B.SARAN
Sebagai seorang guru SD hendaknya harus mempunyai metode pembelajaran khusus tersendiri karena materi Batuan dan Sumber Daya Mineral ukup sulit dipelajari oleh anak SD.
BATUAN DAN SUMBER DAYA MINERAL
Diposting oleh
media pembelajaran sd
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar