MAKALAHKajian Bahasa Indonesia
BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Dalam sistem pembelajaran Bahasa Indonesia diperlukan materi-materi khusus yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.Misalnya, untuk memahami penggunaan tanda baca dalam setiap penulisan menggunakan kajian Bahasa Indonesia. Sedangkan dalam kajian Bahasa Indonesia sendiri banyak mempunyai kaidah-kaidah tertentu dan ejaan bahasa indonesia yang disempurnakan.
Oleh karena itu, penyusun membuat makalah ini dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana kajian dalam suatu bacaan,cerita, surat resmi ataupun semua bacaan yang menggunakan tanda baca.
B.RUMUSAN MASALAH
1.Bagaimanakah cara penulisan kata asing, kata baku dan tidak baku?
2.Bagaimanakah cara membuat surat resmi yang benar?
3.Mengapa dalam puisi diperlukan penjedaan?
C.TUJUAN
1.Dapat mengetahui kata asing, kata baku dan tidak baku.
2.Dapat mengetahui cara membuat surat resmi yang benar.
3.Dapat memahami arti penjedaan dalam puisi.
BAB II
PEMBAHASAN
A.MENDENGAR
Drum Band Gajah Mada
Bapak La Sanusi sebagai penanggung jawab drum band Gajah Mada menjelaskan bahwa, drum band Gajah Mada terkenal mulai dari Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi) hingga ke seluruh Indonesia.
“Banyak prestasi pernah kami raih dalam kejuaraan drum band. Kami juga pernah menjadi juara umum dalam Festival Drum Band Seluruh Indonesia atau yang lebih dikenal dengan FEDI. Ya, itu semua karena kami giat berlatih. Kegiatan drum band ini bermanfaat untuk menyalurkan bakat para remaja di bidang seni. Selain itu, untuk menumbuhkan kreativitas para remaja.”
Pembahasan:
1.Dalam penulisan drum band sudah benar.Karena drum band merupakan kata asing yang harus dicetak miring dalam penulisannya.
Contoh lain : tape recorder, laptop, handphone.
2.Dalam penulisan “ya” pada paragraf kedua salah.Karena kata ya kurang baku dalam penulisannnya.
3.Penulisan kata “kreativitas” sudah benar.Karena kata tersebut sudah baku.
B.MEMBACA
Membaca puisi dengan Eksperesi yang Tepat
Gadis Cilik di Lampu Merah
Karya La Nusi
Gadis cilik / di lampu merah //
Badan dekil / bermandikan debu //
Menadahkan tangan / mengharap iba //
Dari satu mobil / ke mobil lain //
Kau mencari / sesuap nasi //
Demi / penyambung nyawa/ /
Sayang / pengemudi sering mengabaikanmu //
Rupanya / mereka buta mata hati //
Gadis cilik di lampu merah //
Kau kesepian / dalam keramaian //
Kau menangis / di atas kegembiraan//
Dan gemerlap / kehidupan kota //
Pembahasan:
1.Pada puisi di atas sudah menggunakan gaya bahasa yaitu pada kata bermandikan debu merupakan majas personifikasi.
Majas personifikasi adalah majas yang memiliki makna seperti / bak manusia.
Contoh lain : Matahari tersenyum, Ambulance meraung-raung, daunnya melambai-lambai.
2.Penjedaan, Pelafalan,dan Intonasi
Jika kamu membaca prosa atau puisi, kamu akan menemukan tanda koma (,) dan tanda titik(.).Tanda koma, artinya pembacaan berhenti sebentar.Tanda titik, artinya pembacaan berhenti agak lama.Puisi sering tidak menggunakan tanda koma dan tanda titik.Oleh karena itu, kamu harus menggunakan tanda penjedaan.Tanda yang lazim digunakan sebagai berikut.
Tanda / : tanda untuk berhenti sebentar (jeda pendek).
Tanda // : tanda untuk berhenti lama (jeda panjang).
Intonasi adalah naik turunnya nada dalam membaca.Kata-kata dalam puisi ada yang harus diucapkan dengan nada tinggi, datar, atau rendah.
Tanda : nada suara tinggi
Tanda : nada suara datar
Tanda : nada suara menurun
Tempo adalah cepat atau lambatnya pengucapan.Selain itu.pembacaan puisi dapat dilengkapi dengan gerak tubuh dan ekspresi wajah yang sesuai dengan makna katanya.
C.MENULIS SURAT PRIBADI
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KLATEN
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SD NEGERI 14 KLATEN
Alamat: Jalan Pemuda 49, Klaten, Telp. (0272) 324013
Nomor : 015/D/SDN14/X/2008 4 Februari 2008
Perihal : Undangan
Lamp. : -
Yth.Bapak/Ibu Pengurus dan Anggota Komite Sekolah
di tempat
Dengan hormat,
Mengharap kehadiran Bapak/Ibu Pengurus dan Anggota Komite Sekolah besok pada :
hari, tanggal : Sabtu, 9 Februari 2008
pukul : 09.30 WIB
tempat : aula SDN 14 Klaten
acara : halalbihalal dan membahas rencana pembangunan perpustakaan
Demikian, atas kehadiran Bapak/Ibu, sebelumnya kami ucapkan terima kasih.
Kepala SDN 14 Klaten,
Lalu Surakarta
Unsur-unsur surat undangan resmi :
Kop/kepala surat
Nomor dan perihal surat
Tanggal penulsan surat
Alamat yang dituju
Pokok surat
Pengirim surat
Pembahasan :
1.Penggunaan tanda titik dua ( : )
Seperti penulisan mengharap kehadiran Bapak/Ibu Pengurus dan Anggota Komite Sekolah pada:
penggunaan tanda baca titik dua sudah benar, karena tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian atau pemerian.
Seperti penulisan nama, tempat/tanggal lahir, acara, jenis kelamin dan lain-lain sudah benar, karena tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
2.Penulisan “SDN 14 Klaten” salah, seharusnya ditulis SD Negeri 14 Klaten atau SD N 14 Klaten.
3.Penggunaan huruf kapital
Pada penulisan kata “ Dengan, Mengharapkan, Demikian” sudah benar, karena menggunakan huruf kapital di awal kalimat.
Pada penulisan kata “ Sabtu, Februari “ sudah benar, karena huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bulan dan hari.
4.Penulisan kata “ lamp.” Salah, seharusnya ditulis lampiran.
5.Penulisan hari,tanggal, pukul, tempat, acara sudah benar, karena ditulis dengan huruf kecil.
D.MENGIDENTIFIKASI UNSUR CERITA RAKYAT
Gara-gara Lame
Diceritakan kembali oleh H. Abdul Muthalib
Dahulu kala kucing dan tikus bersahabat.Ke mana tikus pergi, kucing selalu mengikuti.Begitu pula sebaliknya.
Suatu hari tikus mengajak kucing pergi.
“ Ke mana?” tanya Kucing.
“Ayo, kita makan lame, “ kata Tikus.Lame dalam bahasa Bugis berarti singkong.
“Di mana kita bisa makan lame?” tanya Kucing lagi.
“Di rumah Pak Tani.Lamenya sangat banyak!Kita akan puas memakannya!” kata Tikus bersemangat.
Kucing tertarik dengan ajakan Tikus.Malam itu pergilah Tikus dan Kucing ke rumah Pak Tani.Rupanya di rumah itu sedang ada pesta pernikahan.
Kucing dan Tikus menunggu sampai usai pesta usai.Karena singkong-singkong itu digantung.Tikus akan memanjat ke atas.Kucing akan menjaga di bawah.Sebelum memanjat, Tikus berpesan,” Kalau sudah ada lame yang kujatuhkan, cepatlah kamu tangkap! Jangan sampai lame itu jatuh ke tempat lain!Nanti kita ketahuan.”
Tikus kemudian memanjat.Sesampainya di atas, ia mencari lame yang bagus dan besar, lalu dimakannya sendiri.Ia lupa padaPenulisan si Kucing.
“Kok, lama betul Tikus di atas?” kata Kucing dalam hati.Ia mulai jengkel dan curiga.
Tikus keasyikan memakan lame-lame itu. Karena ingin makan lebih banyak, ia mulai mengerat tali pengikat lame.Sewaktu mengerat, tiba-tiba ia terpeleset dan jatuh.Sebelum terhempas ke bawah, Tikus berteriak, “Awas, Cing!Ini aku, bukan lame!”
Kucing yang sangat kelaparan sudah tidak peduli.
Ia merasa tertipu.Akhirnya, sahabatnya pun dikejar-kejarnya.Mungkin inilah asal mula tikus dan kucing bermusuhan sampai sekarang.
(Sumber, Cerita Rakyat dari Sulawesi Selatan Jakarta:Grasindo,2000,dengan pengubahan)
Pembahasan:
1.Penggunaan tanda petik dua dalam setiap percakapan sudah benar,karena pada kalimat langsung harus menggunakan tanda petik dua.
2.Penulisan kata ke mana sudah benar karena ke sebagai kata depan.
Kata depan di, ke, dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, kecuali didalam gabungan kata yang sudah dianggap sebagai satu kata seperti kepada dan daripada.
Contoh lain : Arman duduk di kursi
Paman pergi ke Semarang.
Ibu baru saja datang dari Bandung.
3.Penulisan kata “pun” dalam paragraf terakhir sudah benar, karena partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.
Contoh lain : Apa pun yang kau minta tidak akan saya berikan.
Mobil-mobil kecil pun larinya juga cepat sekali.
Namun, ada juga kelompok kata yang sudah dianggap padu benar dan ditulis serangkai.Contoh: adapun, ataupun, andaipun, meskipun, walaupun, bagaimanapun,kalaupun.
4.Penulisan kata “si Kucing” sudah benar, karena sudah sesuai dengan EYD.
5.Penulisan kata singkong-singkong sudah benar, karena merupakan kata ulang yang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung.
Contoh lain : anak-anak,mata-mata
BAB III
PENUTUP
A.SIMPULAN
Dalam makalah ini dapat diambil simpulan sebagai berikut:
1.Pada penulisan kata baku dan tidak baku haruslah sesuai dengan kaidah kebahasaan yang benar.
2.Dalam membuat puisi pengarang bebas menggunakan gaya bahasa yang dikehendaki dan untuk mempermudah dalam memahaminya dapat memparafrasekannya.
3.Untuk membuat surat resmi menggunakan sistematika yang urut.
B.SARAN
1.Dalam kajian Bahasa Indonesia hendaknya menggunakan bahasa baku yang baik dan benar.
2.Penggunaan gaya bahasa dalam puisi hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan.
3.Pada penulisan surat resmi hendaknya memperhatikan sistematika serta pedoman penulisan yang sesuai dengan EYD.
DAFTAR PUSTAKA
Suryanto, H.2008.Indahnya Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia.Jakarta:Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional..
Budi, Sanusi, dkk.2007.Bina Bahasa Indonesa.Jakarta:Erlangga.
Makalah Kajian Bahasa Indonesia kelas 5
SEJARAH PENEMUAN SEL
SEJARAH PENEMUAN SEL
Galileo Galilei (Awal abad 17) dengan alat dua lensa menggambarkan struktur tipis dari mata serangga Galilei sesungguhnya bukan seorang biologiwan Orang pertama yang mencatat hasil pengamatan biologi melalui mikroskop.
Robert Hook (1635-1703) melihat gambaran suatu sayatan tipis gabus suatu kompartemen atau ruang- ruang disebut dengan nama Latin cellulae (ruangan kecil) Asal mula nama sel.
Anton van Leeuwenhoek (October 24, 1632 - August 26, 1723) Menggunakan lensa-lensa untuk melihat beragam protista, spermatozoa, bakteri.
Robert Brown (1773-1858 ) Pada tahun 1820 merancang lensa yang dapat lebih fokus untuk mengamati sel Mengamati adanya adanya titik buram yang selalu ada pada sel telur, sel polen, sel dari jaringan anggrek yang sedang tumbuh Titik buram disebut sebagai nucleus.
Matthias Jakob Schleiden Pada tahun 1838 berpendapat bahwa ada hubungan yang erat antara nukleus dan perkembangan sel.
Theodor Schwann (1810-1883), Sel adalah bagian dari organisme.
TEORI SEL
Rudolf Virchow (1821-1902) Seorang ahli fisiologi Menyatakan bahwa sel membelah menjadi dua sel Setiap sel berasal dari sel yang sudah ada.
TEORI SEL
Analisis mikroskopis pada tahun pertengahan abad 19 membuktikan bahawa sel adalah unit terkecil kehidupan. Kehidupan yang berlangsung terus menerus berasal dari pertumbuhan dan pembelahan sel tunggal. Konsep-konsep tersebut menjadi teori sel.
TEORI SEL
Tiga konsep mengenai sel:
1. Semua organisme tersusun atas satu atau lebih sel.
2. Sel adalah unit terkecil yang memiliki semua persyaratan hidup.
3. Keberlangsungan kehidupan secara langsung berasal dari pertumbuhan dan pembelahan sel.
persiapan pelaksanaan haji
ASSALAMUALAIKUM W.W.
Selamat bagi para saudara/saudari se iman yang terpanggil dan terpilih menjadi tamu Allah pada tahun ini untuk menjalankan ibadah Haji.
Sebagai rasa syukur dan suka cita izinkan lah saya memberi sedikit oleh-oleh untuk membantu saudara/saudari mempersiapkan dan membantu kelancaran ibadah yang saya ambil dari pengalaman dan pelajaran yang saya dapat sewaktu menjalankan ibadah Haji.
Semoga sedikit tip ini dapat berguna dan bermanfaat, selamat menjalankan ibadah Haji semoga menjadi HAJI YANG MABRUR.
1.STAMINA DAN KESEHATAN
Sebaiknya sejak sekarang ( sedini mungkin ) lakukan olahraga secara teratur dan latihan phisik, kondisi yang prima dan kesehatan yang baik akan sangat membantu kelancaran ibadah di tanah suci nanti nya.
2.TAS SERBA GUNA
Sebaiknya perlengkapi diri dengan sebuah tas sandang/ tas punggung atau ransel putih yang mempunyai banyak kantong, ini akan sangat berguna ketika melakukan rangkaian ibadah selama di Madinah dan Makah.
Tas ini dapat digunakan untuk tempat Al Quran, buku, uang, sendal ketika kita ke mesjid, dll.
Tas punggung / ransel sangat effisien sekali, memudahkan kita utk berwudhu tanpa meletakkan barang bawaan.
3.SENDAL GUNUNG
Perlengkapi diri dengan sebuah sendal yang bertali, sebaiknya sendal yang ringan seperti sendal gunung. Ini akan sangat berguna ketika melakukan melontar Jumrah.
Jangan memakai sendal jepit saat pergi melontar karena akan sangat berbahaya untuk keselamatan diri, memakai sendal jepit kemungkinan ter injak oleh jemaah lain bisa mengakibatkan jatuh dan terinjak – injak.
4.BUKU
Bawalah beberapa buku mengenai Zikir dan Do’a serta buku-buku tuntunan Shalat sunat, karena akan sangat bermanfaat, bagi jamaah yang ingin membawa tafsir Al Quran bisa dibawa dari tanah air, sedangkan Al Quran tanpa tafsir sangat banyak di tanah suci dengan berbagai ukuran dan cetakannya bagus, bisa dibeli disana sekalian sebagai kenang – kenangan.
5. PAKAIAN
Jangan membawa pakaian terlalu banyak, bawalah seperlunya saja karena ini akan merepotkan diwaktu akan pulang nantinya, bagi pria pakaian biasa cukup dua steel ditambah pakaian untuk shalat dua steel ( baju koko dan celana putih ) sebaiknya ke mesjid berpakaian putih-putih karena Rasulullah menyukai warna ini, jadi ini merupakan sunnah Rasul juga. Biasanya untuk rombongan haji biasa (bukan ONH Plus) pakaian cuci sendiri dan cucian biasanya sudah kering dalam waktu 2 atau 3 jam kemudian bisa dipakai kembali, bahan katun yang dicampur polister akan lebih baik karena tidak perlu di setrika tidak usah takut keringat dan panas, karena ditanah arab udaranya sangat kering (tingkat kelembaban maksimum hanya 20 % jadi tidak ada keringat) dan tidak ada daki dan kotoran.
6.MINUM
Disarankan selama di Arab Saudi untuk minum air yang banyak karena tubuh akan mengalami dehidrasi (kekurangan air ini akan munurunkan kondisi dan stamina tubuh).
Jangan pernah minum Es atau buah anggur selama ditanah Arab karena akan mudah kena batuk ( walaupun sebagian besar jamaah dari negara tropis mengalami batuk ).
7.BELANJA
Pada umumnya jemaah dari Indonesia tidak bisa lepas dari oleh-oleh, keinginan belanja ini kadang kadang membuat kita lalai dalam melakukan ibadah-ibadah sunat, oleh sebab itu sebaiknya belanja dilakukan setelah ibadah haji selesai yaitu setelah wukuf selesai. Ada keuntungan bagi kita kalau belanja dilakukan di saat-saat kepulangan ketanah air karena harga barang-barang cenderung lebih murah dibanding awal musim haji. Keuntungan lainnya, bagi jemaah yang membawa uang bekal yang tidak terlalu banyak akan mempunyai rasa aman karena sampai ibadah Wukuf masih mempunyai persiapan uang dikantong ( ini sangat disarankan untuk diperhatikan karena banyak kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi yang membutuhkan biaya, missal nya seandainya kita sakit butuh uang sewa tandu untuk tawaf atau sewa kursi roda untuk Sa’i ).
Kekecualian dari hal yang disebutkan diatas adalah : sebaiknya beli korma khususnya “KORMA NABI” sebaiknya di beli di Madinah, di Madinah ada sebuah pasar khusus korma (seperti pasar induk) disana terdapat bermacam-macam korma dan harga lebih murah dari pada tempat lain di Madinah dan Mekah.
Cara mudah untuk pergi kepasar korma ini bisa pakai kendaraan umum atau taksi, tapi dari pengalaman pribadi saya sebaiknya bicarakan hal ini kepada ketua rombongan, nanti setelah selesai ziarah di Madinah minta sopir bus untuk singgah sebentar di pasar korma ( jarak nya dengan mesjid Nabawi tidak terlalu jauh ).
8.UANG SAKU
Pada umumnya jemaah haji membawa uang saku atau katakanlah uang bekal, hati-hati terhadap uang ini. Selama di Madinah dan Mekah bawalah uang secukupnya saja ke mesjid kira-kira 30 – 50 real. Sisa uang sebaiknya disimpan dirumah saja.
Suatu hal yang mungkin tidak akan kita duga sebelumya adalah : ternyata di Madinah dan Mekah juga banyak terdapat “COPET” dan tukang sobek tas dengan menggunakan silet atau cuter.
Hemat-hematlah dengan uang bekal, jangan cepat-cepat dihabiskan, karena banyak kemungkinan yang bisa terjadi yang membutuhkan biaya selama ditanah suci.
9.TANDA-TANDA KOPER DAN TAS TENTENGAN
Kita akan diberi sebuah koper pakaian dan sebuah tas tangan yang seragam untuk seluruh jamaah dari Indonesia. Berilah koper/tas anda dengan tanda-tanda yang menyolok yang gampang dilihat dari jauh, ini akan memudah kan kita untuk mendapatkan koper/tas kita ketika tiba di Madinah /Mekah dan ketika diasrama haji waktu pulang nantinya. Untuk bayangan para jamaah : satu kloter biasanya berkisar 450 – 500 orang , jadi untuk mencari koper/tas kita sangat sulit kalau tidak punya tanda-tanda khusus yang mencolok.
10. MAKANAN BEKAL
Bawalah bekal makanan yang tahan lama seperti sambal, rendang, dendeng dll. Agar diperhatikan bekal ini jangan dibuka sampai saat nya jemaah sampai di Arafah dan Mina. Sebaiknya bekal ini dibagi dalam dua tempat satu untuk di Arafah dan satu untuk di Mina.
Pada umumnya kebiasaan jemaah haji Indonesia begitu sampai di Madinah/Mekah bekal makanan dari rumah langsung dibuka dan dihabiskan dalam waktu 4 atau 5 hari. Pada hal penjual masakan Indonesia di Medinah dan Mekah sangat banyak dengan berbagai macam masakan Indonesia seperti tahu, sayur asem, tahu, tempe, telur dadar, mata sapi, empal, ayam goreng dsb dan harga dari yang murah ( 1 atau 2 real ) sampai yang mahal seperti restoran besar, jadi jangan khawatir tentang makanan dan masakan selama di Medinah dan Mekah.
Bekal anda butuhkan disaat berada di Arafah dan Mina karena ditempat tersebut tidak ada yang berjualan, dan makanan jatah kita dimasak hanya dengan direbus dan diberi bumbu seadanya ( tanpa Cabe lho ), rasanya persis seperti daging rebus saja, disinilah bekal makanan yang dibawa dari rumah terasa sangat – sangat nikmat sekali.
11. IBADAH DI MADINAH AL MUNAWARAH
Mesjid Nabawi biasanya dibuka jam 03.00 dan tutup jam 23.00
Usahakan datang ke mesjid pada saat awal pintu mesjid dibuka dengan demikian kita punya waktu cukup untuk melaksanakan shalat Tahajud, shalat Tasbih, dan Shalat fajar serta melakukan zikir atau membaca Al Quran. Berupayalah untuk mendapatkan tempat di “Raudah” , Raudah ini adalah bekas mesjid Rasullah, berada disamping makam Rasullah, Abubakar Sidiq dan Umar bin Khatab dan merupakan tempat yang mustajab (keterangan mengenai raudah ini bisa ditanyakan pada pembimbing Haji). Jam 9.00 sampai dengan 30 menit sebelum waktu Zhuhur Raudah dikhususkan untuk kaum wanita, jadi jemaah wanita disarankan untuk mendapatkan tempat ini, sebaiknya sejak pagi hari cari tempat di dekat Raudah jadi akan memudahkan untuk mencapai Raudah ketika penyekatnya dibuka.
Sesudah rangkaian shalat Subuh selesai sebaiknya jangan langsung keluar mesjid lakukanlah zikir dan membaca Al Quran sebanyak-banyak nya sampai selesai shalat Dhuha. Selesai shalat Dhuha carilah sarapan pagi yang banyak terdapat di sekitar masjid, selesai sarapan kembali ke masjid melanjutkan membaca Al Quran dan kira kira jam 9 pulang lah kepondokan untuk istirahat.
Kembalilah ke mesjid kira kira jam 11 siang untuk melanjutkan membaca Al Quran sampai waktu shalat Zhuhur, setelah selesai makan siang sebaiknya habiskan waktu di mesjid saja untuk melanjutkan membaca Al Quran sampai shalat Ashar, setelah Ashar bisa istirahat sebentar dan kembali ke mesjid sampai selesai shalat Isya.
Usahakan membaca Al Quran sebanyak 6 juz dalam satu hari, dengan demikian Insyaallah kita akan khatam selama berada di Madinah (8 hari). Perlu diingat selama di Madinah ada waktu yang akan kita gunakan untuk pergi ziarah dsb, jadi kalau satu hari rata-rata kita hanya bisa membaca Al Quran 4 – 5 juz akan susah rasanya kita dapat mengkhatamkan Al Quran selama di Madinah. Membaca Al Quran dengan bacaan biasa dan tidak terburu-buru memerlukan waktu lebih kurang 1 jam untuk 1 juz.
Usahakan mendapatkan tempat dan berada di Raudah sebanyak dan selama mungkin.
12. KEGIATAN IBADAH DI MAKAH AL MUKARAMAH.
Berangkatlah ke mesjid di waktu tengah malam kira-kira jam 00 atau jam 01, lakukanlah shalat tahyatul mesjid dan kerjakan Tawaf, kemudian lakukan shalat sunat lainnya, kalau kantuk dan letih tidak tertahankan tidurlah di mesjid agak sebentar kemudian berwudu’ (tempat wudu’ bisa dilakukan didalam mesjid tidak perlu keluar karena tempat wudu’ banyak ter sedia disana) kemudian turunlah ke altar Ka’bah menunggu waktu shalat Shubuh kerjakanlah Tawaf kembali, kira kira 5 – 10 menit sebelum waktu Shubuh buat lah Shaf di sekitar Ka’bah dengan cara menggaet tangan jemaah desekitar kita dan ajak mereka membuat shaf untuk shalat ( dengan cara saling mengaitkan tangan shaf akan terbentuk dan lakukan ini setiap waktu shalat fardu) dengan cara ini Alhamdulillah selama di Mekah saya shalat didalam mesjid tidak sampai sepuluh kali, sebagian besar shalat fardu saya lakukan disekitar Ka’bah dan paling jauh hanya shaf nomor 6, selebih nya Alhamdulillah saya bisa shalat pada shaf 1 – 3.
Kerjakanlah Tawaf lesesai shalat Shubuh dan jangan keluar dari mesjid sampai anda selesai melakukan shalat Dhuha.
Apabila shalat Dhuha telah dikerjakan keluarlah dari mesjid untuk mencari sarapan pagi yang sangat banyak dan mudah didapat di sekitar mesjid, selesai sarapan bagi jamaah yang akan buang hajat tidak perlu pulang kepondokan karena toilet sangat banyak dan bersih, kembalilah ke mesjid setelah semuanya bersih, kita dapat istirahat atau tidur sejenak di dalam mesjid.
Sebelum waktu shalat Zhuhur kerjakanlah Tawaf dan buat lah shaf seperti yang diterangkan diatas. Makan siang mudah didapat disekitar masjid, disitu sangat banyak saudari kita asal Madura yang berjualan makan siang atau banyak restoran Indonesia disekitar mesjid.Kembalilah ke mesjid setelah selesai makan siang kalau mau istirahat dan tidur bisa dilakukan di mesjid saja tidak usah pulang ke pondokan.
“Catatan” : dihalaman mesjid banyak mukimin asal Madura yang menjual nasi lengkap dengan lauk dan sayur, mereka berjualan secara sembunyi sembunyi karena mereka berjualan secara gelap dan tidak resmi, tapi cukup mudah untuk mendapatkannya
Kembalilah ke pondokan setelah selesai shalat Isya (kira –kira jam 21.00), pergunakan waktu ini untuk mencuci pakaian dan tidur barang sejenak lalu bangun lagi tengah malam dan kembali ke mesjid.
Insyaallah dengan kegiatan seperti diatas Bapak/ibuk dapat melaksanakan ibadah Tawaf lebih dari seratus kali selama tinggal di Mekah dan Alhamdulillah saya telah melakukan nya sebanyak 103 x tawaf dalam waktu 21 hari.
TAWAF
Ibadah Tawaf yang kita laksanakan dan hanya dilaksanakan di Masjidil Haram mempunyai derajat yang lebih tinggi dari pada ibadah sunat lainnya yang dikerjakan di Masjidil Haram.
Sesungguhnya Allah menurunkan 120 rahmat di Masjidil haram, 60 rahmat diberikan bagi yang Tawaf, 40 rahmat diberikan bagi mereka yang shalat sunat dan berzikir, 20 rahmat diberikan bagi mereka yang ada di mesjid tanpa melakukan kegiatan apapun. Jadi perbanyaklah Tawaf.
Berdasarkan pengalaman dan pengamatan yang saya lakukan saya akan memberikan tip untuk melakukan Tawaf dengan nyaman dan khusuk tanpa mengeluarkan tenaga yang banyak sbb:
Jangan takut dan terpengaruh melihat orang yang sangat berjubel melakukan Tawaf di sekeliling Ka’bah karena begitu anda masuk kedalam nya disana anda akan dapat kan kenyataan bahwa ternyata masih cukup banyak tempat lowong buat anda diantara ribuan orang tersebut.
Jangan merasa ketakutan melihat panas nya sinar matahari di sekitar Ka’bah, karena begitu anda terjun kesana anda akan dapat kan bahwa marmar di altar Ka’bah ternyata dingin dan tidak terpengaruh oleh terik nya panas matahari dan anda akan lupa dengan kondisi tersebut karena anda akan terlena dalam keasyikan Tawaf.
Mulai lah Tawaf dari garis start dan pada putaran pertama ini langsung masuk diantara Ka’bah dan Maqam Ibrahim, melewati Maqam Ibrahim sibukkan diri dengan berdoa jangan gunakan tenaga sedikit pun biarkan diri anda berjalan dengan santai tanpa menoleh kekiri dan kanan, biarkan diri anda dibawa arus dan jangan sekali-kali melawan atau mengeluarkan tenaga untuk menjaga diri, anda akan melihat tanpa anda sadari anda akan terdesak makin kepinggir dinding Ka’bah dan anda akan dengan mudah meraih sudut Rukun Yamani dan anda akan melakukan putaran demi putaran Tawaf dengan lebih cepat dan tanpa cape karena tenaga kita tidak banyak keluar dan kita berjalan hanya karena dorongan dari arah belakang dan dari arah luar.
Sekali lagi jangan sekali-kali menggunakan tenaga untuk melindungi diri, biarkan anda menerima dorongan dari belakang dan dari arah luar, karena ini akan mendorong anda ke arah dalam yang berarti putaran nya lebih kecil.
Alhamdulillah dengan cara seperti itu saya dapat melaksanakan Tawaf dua kali berturut-turut tanpa rasa cape.
Jangan lupa membawa air minum (Zam Zam ) didalam tas selama Tawaf, ini akan sangat membantu di kala haus maupun menolong jamaah lain yang merasa kehausan.
Bagi jamaah yang melakukan Tawaf bersama muhrim lakukan Tawaf sbb: Sang suami berjalan tepat dibelakang istri, jaga posisi istri tepat di depan suami dan jangan menahan desakan dengan tenaga, cukup lindungi sang istri dengan masuk kedalam jangkauan dekapan, begitupun sang istri tidak perlu mengeluarkan tenaga untuk melawan desakan ikuti saja kemana arah desakan sambil terus khusu’ berdoa, Insyaallah Tawaf anda suami istri akan terasa ringan.
Buat kaum ibu yang pergi tanpa muhrim, sebaiknya lakukan Tawaf berdua dan kerjakan seperti pasangan suami istri diatas dengan posisi yang lebih kuat ber ada di sebelah belakang.
Inga inga inga !!!! sebaiknya kalau melakukan Tawaf berdua jangan berjalan dalam posisi berdampingan, lakukanlah dengan formasi ber iringan dengan yang lebih kuat berada dibelakang.
Kaum ibu yang melakukan Tawaf seorang diri, lakukan seperti point ketiga diatas, tidak perlu cemas dan takut, Insyaallah selamat dan ibu nanti akan menjumpai banyak jamaah perempuan dari Asia kecil seperti Srilangka, India, Bangladesh dsb melakukan Tawaf sendiri.
BERDO’A
Salah satu tempat yang mustajab untuk berdo’a adalah diantara Hajar Aswat dengan pintu Ka’bah, usahakan berdo’a dengan menempel kedidinding Ka’bah pada daerah ini. Posisi berdo’a seperti itu akan lebih mudah dicapai kalau anda melakukan Tawaf sendiri seperti teknik Tawaf diatas, setelah putaran terakhir begitu lepas dari rukun Yamani ambil posisi disamping Ka’bah dan begitu lepas dari daerah Hajar Aswat langsung menuju kedinding Ka’bah… Insyaallah.
Ambil posisi shalat sunat segaris dari Maqam Ibrahim dan berdo’a karena ini pun salah satu tempat yang mustajab.
Anda geserlah kekanan dengan posisi tetap disebelah dalam Ka’bah dan langsung masuk ke Hijir Ismail, Insyaallah anda akan dapat kan tempat shalat di sini dan berusahalah berdo’a disini dengan menempel ke Ka’bah.
1.PENGALAMAN TAMBAHAN
Tanpa saya rencanakan saya mendapatkan suatu pengalaman yang jarang didapat dan berguna untuk perbandingan, yaitu ikut menguburkan jenazah. Bagi jamaah yang ingin melakukan nya cara nya tidaklah sulit caranya sbb:
Waktu shalat Fardu ‘Ain carilah tempat disekitar selah kanan Maqam Imbrahim, susudah shalat Fardu biasanya banyak jenazah yang si shalatkan di Masjidil Haram, begitu shalat mayit selesai dan jenazah dibawa keluar (lewat sekitar Maqam Ibrahim ikutlah menggotong jenazah dan ikutilah sampai ke komplek pemakaman Makla.
Anda tidak usah khawatir akan menggotong jenazah terus sampai ke Makla karena selama dalam perjalanan itu ratusan orang akan bergantian menggotong nya.
Disana akan kita lihat cara mengubur dan bentuk kuburan sangat berbeda dengan apa yang kita lakukan selama ini di tanah air.
Catatan: Jarak Mesjid dan Makla tidak jauh , lebih kurang 1 Km.
Ini hanyalah tambahan pengalaman saja dan bukan lah suatu ibadah yang harus dikerjakan.
1.HATI-HATI DAN WASPADA
Bagi kaum ibu sebaik nya jangan pernah pergi kemanapun tanpa teman, ajaklah satu dua orang teman sekalipun pergi ke toilet yang agak sepi.
Kalau naik kendaraan umum taksi atau mobil omprengan sebaiknya kaum wanita naik setelah muhrim nya dan turunkan wanita lebih dahulu sebelum kaum lelaki.
Hati-hati berbelanja barang yang berharga, karena banyak terdapat barang barang dengan merek terkenal tetapi palsu.
Yakinkan koper yang ditinggal dipondokan dan kamar tidur dalam keadaan terkunci sewaktu pergi keluar.
Bagi kaum bapak nanti dimesjid akan banyak jemaah dari Pakistan India dsb yang mengaku para mujahidin Khasmir, mereka akan berusaha untuk meminta uang.
Masih jamaah dari negara yang sama, kadang-kadang mereka menangis sambil memperlihatkan tas pinggang/tempat uang yang sobek karena disilet, banyak diantara mereka itu hanya merupakan tipuan untuk meminta uang saja.
Banyak makan jeruk selama di Mekah dan Medinah akan membantu stamina dan kesehatan.
Apabila terasa gejala- sakit sebaiknya cepat ke bagian kesehatan rombongan untuk berobat, jangan tunggu sampai sakit nya menjadi serius.
Wabillahi taufik wal hidayah, selamat ber ibadah semoga menjadi haji yang mabrur
Wassalamu’alaikum.WW
CIPTAKAN GERAKAN PRAMUKA YANG MEMPESONA KAUM MUDA
CIPTAKAN GERAKAN PRAMUKA YANG MEMPESONA KAUM MUDA
Kakwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat (Jabar) HU Muchtar mengajak untuk senantiasa menciptakan Gerakan Pramuka yang mampu mempesona, sehingga kaum muda akan lebih tertarik untuk mengikuti kegiatan kepramukaan.
Bogor, 22/7 (Antara/FINROLL News) - Kakwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat (Jabar) HU Muchtar mengajak untuk senantiasa menciptakan Gerakan Pramuka yang mampu mempesona, sehingga kaum muda akan lebih tertarik untuk mengikuti kegiatan kepramukaan. "Kaum muda diharapkan dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya melalui kegiatan yang kreatif, edukatif dan penuh tantangan melalui Gerakan Pramuka," katanya saat melantik dan mengukuhkan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor masa bakti 2009-2014 di Bogor, Rabu. Menurut dia, kegiatan dalam Gerakan Pramuka yang bisa mempesona itu, hendaknya senantiasa disesuaikan dengan kondisi, kearifan lokal dan karakter masyarakat Jabar. Berkaitan dengan Jabar sebagai provinsi pramuka, ia mengatakan bahwa Gerakan Pramuka di provinsi itu telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai pihak, sehingga keberadaannya akan semakin luas. Di antara pihak yang sudah menjalin kerja sama itu, kata dia, adalah PT KAI, Dewan Harian Cabang (DHC) `45, Indonesia Power dan PT PJB Cirata. Ia berharap, Gerakan Pramuka harus tetap mengobarkan semangat kebangsaan dan bela negara serta selalu berupaya mewujudkan persatuan dan kesatuan. "Ancaman terhadap kaum muda di negeri ini semakin meningkat baik kualitas maupun kualitasnya, termasuk ancaman pengangguran," katanya. Berkaitan dengan pelantikan Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Kota Bogor, ia meminta kepada pengurus agar agar dapat memanfaatkan momentum berharga ini dengan sebaik-baiknya, untuk mengevaluasi program kerja 2009 dan implementasi kegiatan 2010.
Sementara itu. Kakwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor Dody Rosadi mengatakan, gerakan
pramuka adalah organisasi pendidikan yang membina kaum muda menjadi manusia yang berbakat, berkepribadian dan berbudi pekerti serta memiliki ketrampilan hidup. Salah satu tugas gerakan pramuka, kata dia, adalah menyiapkan kader-kader yang memiliki wawasan kebangsaan luas, memiliki semangat dari jiwa bela negera serta tanggap terhadap masalah-masalah yang dihadapi bangsa dan negara Indonesia. "Krisis multidimensi dan globalisasi memunculkan berbagai masalah kalangan kaum muda yang dapat mengancam masa depan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,"
belajar bahasa inggris
Bahasa Inggris? Siapa Takut?
Negosiasi gagal karena salah paham dengan calon mitra asing. Pekerjaan tertunda karena komunikasi yang terbata-bata dengan klien dari negeri seberang. Mengalami kerugian dari kontrak kerja yang tidak sepenuhnya dipahami. Lamaran kerja di sebuah perusahaan asing ditolak karena kemampuan berbahasa Inggris yang kurang. Kesempatan kerja sama dengan perusahaan kelas internasional batal akibat tidak bisa menyediakan tenaga kerja yang bisa berbahasa Inggris.
Apakah Anda pernah mengalami salah satu dari kejadian di atas? Anda tidak sendirian. Banyak orang yang mengalami masalah dalam pekerjaan bukan karena tidak ada kemampuan atau kesempatan, melainkan hanya karena kemampuan bahasa Inggris yang kurang. Di dunia usaha yang makin mengglobal, semakin banyak perusahaan lokal Indonesia yang masuk ke pasar dunia, dan semakin banyak perusahaan internasional yang masuk ke pasar lokal, penggunaan bahasa Inggris yang menjadi bahasa ”bisnis” makin dirasakan sebagai suatu keharusan. Masalahnya, jumlah pelaku bisnis di Indonesia yang sudah nyaman menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari dalam bisnis masih terbatas.
GAYA BELAJAR
Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Gaya belajar ini terbentuk dari lingkungan dan kebiasaan kita sehari-hari. Jika kita mengenal gaya belajar kita, maka kita bisa memilih strategi belajar yang efektif, yang disesuaikan dengan gaya belajar kita masing-masing.
PRINSIP BELAJAR YANG EFEKTIF
Belajar bahasa Inggris tidak sulit, tetapi juga tidak semudah membalik telapak tangan. Yang penting adalah kemauan dan ketekunan. Pakar pembelajaran Bahasa Inggris, H. Douglas Brown mengemukan lima prinsip belajar bahasa Inggris yang efektif berikut ini.
”Way of life”. Jika kita belajar bahasa Inggris di negeri tempat bahasa tersebut digunakan sebagai Bahasa Ibu, umumnya kita akan lebih cepat menguasai bahasa tersebut karena kita setiap hari dikelilingi oleh bahasa Inggris, dari bangun tidur sampai kembali ke tempat tidur. Hal ini disebabkan karena bahasa Inggris telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Demikian pula yang harus kita lakukan di Indonesia, jika kita ingin belajar bahasa Inggris dengan efektif: kita harus menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari kehidupan kita. Artinya, kita harus mencoba menggunakannya setiap hari di mana mungkin. Untuk itu, kita bisa membaca, mendengar, ataupun berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris pada setiap kesempatan yang kita temui atau yang bisa kita ciptakan. Misalnya, kita bisa menyisihkan waktu tiap hari untuk baca satu artikel bahasa Inggris dalam satu hari. Kalau satu artikel belum mampu, satu paragraf atau satu kalimat per hari pun tidak jadi masalah. Kita jadikan kalimat tersebut kalimat kita hari itu, dan kita gunakan kalimat tersebut dalam segala kesempatan yang mungkin ada dalam hari itu.
Atau, kita bisa juga meluangkan waktu untuk mendengarkan segala sesuatu dalam bahasa Inggris (lagu, berita, atau kaset-kaset berisi pembicaraan dalam bahasa Inggris) untuk membiasakan telinga kita terhadap bahasa asing tersebut. Yang bisa kita lakukan antara lain adalah mendengarkan kaset-kaset (baik lagu, pidato, presentasi, atau kaset pembelajaran dalam bahasa Inggris) di mobil sepanjang perjalanan dari rumah ke kantor atau sebaliknya. Kita juga bisa mencoba untuk menulis dalam bahasa Inggris (menulis memo, surat pendek, ataupun menulis rencana kerja yang akan kita lakukan selama seminggu atau untuk hari berikutnya). Pada prinsipnya, kelilingi hidup kita dengan bahasa Inggris yang topik-topiknya kita senangi atau kita butuhkan.
”Total commitment”. Untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita, kita harus memiliki komitmen untuk melibatkan bahasa Inggris dalam hidup kita secara fisik, secara mental, dan secara emosional. Secara fisik, kita bisa mencoba mendengar, membaca, menulis, dan melatih pengucapan dalam bahasa Inggris, terus-menerus dan berulang-ulang. Secara mental atau intelektual, kita bisa mencoba berpikir dalam bahasa Inggris setiap kali kita menggunakan bahasa Inggris.
Misalnya, dalam memahami bahasa Inggris, jangan kata per kata, tapi arti secara keseluruhan. Kita bisa mencoba mengenali beberapa ungkapan dalam bahasa Inggris yang memiliki arti yang kurang lebih sama, misalnya: How’re you?, How’s life?, How’s business? (jangan terpaku pada satu ungkapan saja). Dan, yang paling penting adalah keterlibatan kita secara emosional dengan bahasa Inggris, yaitu kita perlu memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar bahasa Inggris, dan kita perlu mencari ”hal-hal positif” yang bisa kita nikmati, ataupun yang bisa memberikan kita keuntungan jika kita mampu menguasai bahasa Inggris. Hal-hal ini akan memberikan energi yang luar biasa pada kita untuk tetap bersemangat belajar bahasa Inggris. Ketiga aspek (fisik, mental, dan emosional) ini harus kita libatkan secara total dalam proses belajar kita, jika kita ingin belajar bahasa Inggris dengan lebih efektif.
”Trying”. Belajar bahasa adalah seperti belajar naik sepeda atau belajar menyetir mobil. Kita tidak bisa hanya membaca dan memahami ”buku manual” saja, tetapi kita harus mencoba menggunakannya. Pada tahap pembelajaran (tahap percobaan), sangat wajar jika kita melakukan kesalahan. Yang penting adalah mengetahui kesalahan yang kita lakukan dan memperbaikinya di kesempatan yang berikutnya. Akan lebih baik lagi jika pada saat mencoba kita mempunyai guru yang bisa memberitahu kita kesalahan yang kita lakukan. Guru tidak harus guru formal di sekolah atau kursus bahasa Inggris. Guru bisa saja sebuah kaset yang bisa kita dengarkan dan kita bandingkan dengan ucapan kita, sebuah buku pelajaran yang bisa kita baca dan cek jawabannya, atau bisa juga kenalan, ataupun kerabat yang bisa membantu kita jika kita ada masalah atau ada hal-hal yang ingin kita tanyakan. Kita tidak usah malu bertanya, dan tidak usah takut melakukan kesalahan. Dari pertanyaan yang kita ajukan dan dari kesalahan yang kita lakukan, kita bisa belajar banyak.
”Beyond class activities”. Jika kita belajar bahasa Inggris secara formal (di kelas, di kursus), biasanya jam-jam belajarnya terbatas: empat jam seminggu, enam jam seminggu ataupun delapan jam seminggu. Yang pasti jam belajar di kelas ini tentunya sangat terbatas. Agar belajar bisa lebih efektif, kita harus menciptakan kesempatan untuk ”belajar” juga di luar jam-jam belajar di kelas: berdiskusi dengan teman, mengunjungi websites yang menawarkan pembelajaran bahasa Inggris gratis, ataupun berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan teman-teman atau native speakers (baik melalui surat, email, ataupun percakapan langsung). Kita bisa juga mencoba membaca koran, majalah, buku-buku teks, mendengarkan radio, lagu, ataupun menonton acara-acara dan film. Agar proses belajar bisa lebih menarik, pilihlah topik-topik yang sesuai dengan minat kita, kebutuhan kita, ataupun yang berhubungan dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang kita tekuni.
”Strategies”. Jika komitmen, keberanian mencoba, dan menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian hidup telah kita terapkan, langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi belajar yang tepat untuk menunjang proses belajar kita. Strategi ini bisa kita kembangkan dan kita sesuaikan dengan kepribadian dan gaya belajar kita masing-masing. Ada yang lebih mudah belajar dengan menggunakan ”cue-cards”, yaitu kartu-kartu kecil yang bertuliskan ungkapan atau kata-kata yang ingin kita kuasai disertai dengan contoh kalimat yang bisa menggunakan kata-kata tersebut. Kartu ini bisa kita bawa kemana pun kita pergi. Kapan pun ada kesempatan (pada saat menunggu taksi, menunggu makan siang disajikan, ataupun pada saat berada dalam kendaran yang sedang terjebak kemacetan), kita bisa mengambil kartu ini dan membacanya serta mencoba melakukan improvisasi dengan kata-kata baru dalam struktur kalimat yang sama. Ada pula orang yang lebih mudah belajar dengan langsung berkomunikasi lisan dengan orang lain atau native speakers. Dari komunikasi ini mereka bertanya, mendengar, dan memperbaiki ucapan dan meningkatkan kosa kata mereka dengan gaya belajar kita.
”Auditory learners”. Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar dengan mendengarkan, maka kita memiliki gaya belajar ”auditory.” Jika ini gaya belajar kita, maka kita bisa memperbanyak porsi belajar dengan mendengarkan, misalnya mendengarkan kaset-kaset pelajaran bahasa Inggris, lagu-lagu favorit kita, ataupun berita, pidato dalam bahasa Inggris. Kita juga bisa mendengarkan percakapan-percakapan dalam bahasa Inggris di film-film favorit yang kita tonton di bioskop, televisi, ataupun VCD. Dengarkan ucapan, ungkapan yang digunakan, perhatikan konteks ataupun situasi di mana kata-kata ataupun ungkapan tersebut digunakan. Lakukan hal ini berulang-ulang maka kita akan bertemu dengan ungkapan serupa yang dapat kita latih secara berkala, sehingga kita bisa makin mahir mengucapkan dan menggunakannya.
”Visual learners”. Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar melalui input visual (gambar, tulisan), maka kita memiliki gaya belajar ”visual”. Banyak sekali strategi yang bisa kita lakukan. Kita bisa membaca artikel-artikel dalam bahasa Inggris yang kita anggap penting, dan menarik di surat kabar, majalah, ataupun internet, untuk kemudian kita coba ceritakan kembali dengan kata-kata yang kita susun sendiri, baik dalam bentuk tulisan ataupun dalam bentuk ucapan. Kita bisa juga membaca dan mempelajari contoh surat, proposal, brosur yang sering kita temui dalam melakukan pekerjaan kita.
Untuk mencoba memahami suatu konsep abstrak, kita bisa menggambarkannya dalam bentuk visual: ”flow chart”, tabel, ataupun bentuk-bentuk visual lainnya.
”Kinesthetic learners”. Jika kita lebih suka belajar dengan melakukan sesuatu atau bergerak, maka kita bisa belajar dengan menggunakan komputer (di mana kita harus menekan tombol di keyboard, atau mouse), sehingga kita tidak cepat bosan. Kita bisa juga bergabung dengan perkumpulan-perkumpulan bahasa Inggris (English Club) yang memiliki banyak kegiatan dan permainan yang melibatkan gerakan. Yang juga bisa kita lakukan adalah belajar dengan menulis (menggerakkan tangan untuk menulis), atau mencoba memahami sebuah kata atau ungkapan dengan membayangkan gerakan yang bisa diasosiasikan dengan arti kata-kata tersebut.
Setiap orang bisa memiliki lebih dari satu gaya belajar (misalnya auditory dan visual, atau visual dan kinesthetic). Apa pun gaya belajar kita, jika kita sudah mengenalnya, bisa kita cari dan terapkan strategi belajar yang disesuaikan dengan gaya belajar tersebut agar hasilnya bisa lebih efektif.
http://www.pipos.co.cc/2009/03/cara-bikin-blog-di-blogger-blogspot.html
http://www.pipos.co.cc/search/label/english
Bagian-Bagian Tata Bahasa Inggris
Seperti yang saya jelaskan pada topik Cara Belajar Bahasa Inggris, maka kunci utama agar bahasa inggris anda melekat kuat adalah dengan memahami dasar-dasarnya. Tanpa dasar-dasar tata bahasa inggris (english grammer) yang kuat, maka kemampuan bahasa inggris Anda terutama untuk menulis atau untuk berkembang akan sangat terbatas, bahkan cepat sekali hilang, lupa dan sebagainya.
Sebagai contoh:
Ibu-ibu yang bekerja di pantai Kuta Bali tersebut, meliputi yang berjualan minuman, pijat, dan sebagainya semuanya pandai bahasa inggris, mereka dapat berkomunikasi tentang harga-harga, tentang tempat-tempat yang menarik di bali. Bisa jadi anda yang baru tamat sekolah dan jarang praktek bahasa inggris kalah jauh dari mereka. Kemudian anggap saja ibu-ibu tersebut harus pindah dari pantai dan menekuni profesi lain yang tak berhubungan dengan bahasa inggris. Setelah 1 tahun ajaklah mereka bahasa inggris, pasti hampir 100% tak ingat lagi. Berbeda dengan Anda yang telah mempelajari dasar-dasar dan tata bahasa inggris, mungkin jika setahun tidak dipakai anda memang banyak lupa, namun setelah tiba waktunya diperlukan lagi anda akan jauh lebih mudah untuk kembali bisa lagi bahasa inggris.
Tentu, jika bahasa inggris terus terpakai dan dipraktekkan maka baik bagi ibu-ibu tadi atau anda dan saya maka ketrampilan berbahasa inggris akan terus nempel, bahkan semakin lancar, mungkin pada akhirnya kita bisa berbahasa inggris sebagaimana kita bisa berhasa Indonesia. Jadi tetap, yang paling penting adalah PRAKTEK. Sedangkan Penguasaan Tata Bahasa akan lebih membuat Anda bisa dalam waktu yang lama dan juga jauh lebih cepat untuk berkembang.
Ok, kita mulai dengan apa yang disebut Part Of Speech.
Part of speec dalam bahasa inggris dapat kita artikan sebagai bagian dari tata bahasa inggris itu sendiri, ia meliputi beberapa bagian besar seperti berikut ini:
NOUN (kata benda)
Kata benda atau bahasa inggrisnya NOUN tentu saja apa saja yang menyatakan benda, baik berwujud atau tak berwujud. Misalnya: buku (book), kursi (chair), orang (people), udara (air), hobby, kebahagiaan (happiness), dan sebagainya.
Lucu juga ya, dalam bahasa inggris air itu adalah udara, enah memang!
Penting sekali untuk menguasai istilah-istilah seperti NOUN ini, agar lebih mudah untuk mengerti pelajaran bahasa inggris selanjutnya. Nanti di level yang lebih tinggi jika saya mengatakan NOUN dan anda tak mengerti maksudnya maka proses belajar bahasa inggris anda akan tersendat-sendat. Namun jika anda rajin mengulang-ulang tentu saja akan lancar kembali. Bahasa inggris memang suatu pelajaran yang harus diulang-ulang, baik belajarnya maupun prakteknya. Selain ingat apa itu NOUN anda juga harus ingat artinya dalam bahasa indonesia yaitu KATA BENDA. Dan ketika ingat kata benda seharusnya anda paham benar apa arti kata benda tersebut seperti apa contohnya dan dapat menyebutkan apa saja contoh kata benda tersebut, baik dalam bahasa inggris ataupun indonesia.
Percayalah dengan menguasai dasar-dasar dan cara belajar ini maka kemudian anda akan sangat mudah mengerti pelajaran-pelajaran tingkat lanjut. Bahkan jika saya berhenti mengajar anda maka Anda akan tetap bisa sendiri, bisa belajar sendiri ditempat lain dan anda sudah tau bagaimana caranya agar bahasa inggris anda awet dan lebih cepat belajarnya dari pada kebanyakan orang lain. Tentu saja tak terlepas dari NIAT yang sangat kuat dan disiplin belajar bahasa inggris yang super!.
Kata benda, atau NOUN ini nanti akan terpakai pada SUBJECT atau OBJECT dari suatu kalimat. Nah, sudah ada istilah SUBJECT, jika anda belum memahami apa itu subject maka benar, proses belajar bahasa inggris Anda bisa slow, bahkan anda bisa menjadi pusing dan kapok. Tenang saja, nanti saya akan jelaskan.
PRONOUN (kata ganti)
Misalnya: I, You, He, She, It, We, They, Me
Nanti kita akan bahas lebih detail. Saat ini anda ingat kalau berjumpa dengan istilah bahasa inggris PRONOUN maka artinya seperti di atas tadi.
ADJECTIVE (kata sifat)
Contohnya: big (besar), yellow (kuning), stupid (bodoh), interesting (menarik), good, long, dan sebagainya.
Kata sifat atau Adjective dalam bahasa inggris, fungsinya untuk menerangkan kata benda. Maksudnya agar benda itu lebih jelas. Misalnya “buku” adalah kata benda. “Buku kuning” nah sekarang buku tadi sudah lebih jelas, oh buku yang berwarna kuning. “kuning” ini menerangkan buku tadi. Bahasa Inggrisnya “yellow book”. Kok dibalik ya? nanti, akan saya terangkan.
VERB (kata kerja)
Contohnya: walk (berjalan), go (pergi), belajar (study), tidur (sleep), write (menulis), read (membaca), advertise (beriklan), dan sebagainya.
Jadi, kata kerja atau bahasa inggrisnya VERB adalah kata-kata yang menyatakan suatu kegiatan atau aktivitas atau aksi (tindakan). Apakah “tidur” termasuk kata kerja? Ya, tidur adalah kata kerja. Kan tidur itu suatu kegiatan. Kan kalau tidur tidak bekerja mengapa disebut kata kerja? Siapa bilang? Pekerjaannya ya tidur, hehe..
Semua jawaban atas pertanyaan NGAPAIN? jawabnya adalah kata kerja. Lagi ngapain anda? belajar. Maka belajar adalah kata kerja. Sedang apa pak Joko? tidur. Maka tidur adalah kata kerja. Jelas ya?
ADVERB (kata keterangan)
Diantaranya: slowly (dengan lambat), beautifully (dengan cantiknya, dengan indahnya), fast (cepat), dan sebagainya.
Kalau tadi Adjective maka kata keterangan atau ADVERB ini menerangkan kata kerja. Bagaimana dia berjalan? dengan lambat (walk slowly), read quickly (membaca dengan cepat).
PREPOSITION (kata depan)
Misalnya: in, on, at, under, after, before, dan sebagainya.
Ingat saja kata POSISI (position) agar anda mudah memahaminya.
CONJUNCTION (kata sambung)
Misalnya: and, or, as, but, also, while.
Untuk apa sih belajar bahasa inggris yang beginian ? Agar Anda punya dasar yang kuat untuk pelajaran bahasa inggris selanjutnya. Ini seperti dasar-dasar matematika misalnya pernjumlahan, perkalian, pembagian dan sebaginya, tanpa dasar-dasar ini maka ketika belajar level yang lebih tinggi seperti differensial, integral maka anda akan kelimpungan. Hasilnya biasanya tidak bisa. haha.
MAKALAH MATERI KELAS 5 SD
MAKALAH
MATERI KELAS 5 SD
BAB 1
PURWAKA
Basa Jawi wonten era globalisasi perkembanganipun sampun pesat. Basa Jawi dipunginakaken dening sedaya lapisan masyarakat,dening tiyang nem, sesepuh, pemudha-pemudhi, uga lare-lare alit. Sedaya punika kedah mangertos kepripun cara ngginakaken, ngoko lugu, ngoko alus, krama lugu lan karma inggil. Kepripun bahasa tiyang nem kaliyan tiyang sepuh, lare kaliyan tiyang sepuhipun, lare kaliyan lare kedah leres lan mangertos konteksipun.
Wonten pendidikan basa khususipun ing SD kelas 5, kedahipun sedaya siswa sampun saged ngginakaken konteks basa kanthi leres, saged nyerat aksara jawi, nyekar salah satunggaling tembang macapat lan tembang dolanan. Kangge mbiyantu pendidikan basa jawi siswa kelas 5 SD, maos, micara, nyerat, nyemak kanthi leres, ugi siswa saged ngapresiasikaken sastra jawi kanthi lancar lan leres dipunsusun makalah punika wonten sakjabaning tugas mata kuliah bahasa jawi ingkang dipunasta dening Bu Sri Sukasih.
Tujuan panyeratan makalah punika supados siswa saged nampi piwulang kanthi tepat, materinipun (maos, micara, nyerat, nyemak) lan ngginakaken basa Jawi kanthhi trep. Siswa ugi saged ngapresiasikaken sastra Jawi kanthi lancar lan leres saenggo indikator lan kompetensi dhasaripun saged dipunkuaos saenggo siswa saged njangkepi 3 aspek inggih punika afektif, kognitif lan psikomotor.
Ingkang dados permasalahan wonten makalah inggih punika’’Materi pundi kemawon ingkang sampun cocok kanggo siswa kelas 5 SD ?’’
BAB II
SURASA
A.MICARA (GUNEMAN)
Kompetensi Dasar : Mraktekaken drama cekak lan peranganipun drama ingkang trep kaliyan lare
Indikator:
1.Ngucapaken pacelathon ngantos jelas lan lancar
2.Nyimpulaken watak tokoh
3.Mraktekaken tokoh trep kaliyan watakipun
Tuladha :
Nalika bocah lagi bubar ngaso ana salah sijining bocah sing bengak-bengok.
Adi :’’He, karepe piye iki? kelas wis disapu ko diregeti maneh?’’
Ani :’’Di, aku ora ngreti, kowe aja ngarani aku!’’
Adi :’’Aku ora ngarani kowe, aku mung kepengin weruh sapa sing
ngregeti.’’
Ani :’’Lha ngapa ta, ndadak pengin weruh? koksapu maneh rak wis
bar!’’
Adi :’’Enake! Aku ki piket dina iki. Mengko yen bu Guru pirsa sapa
sing didukani?’’
(Dumadaken Bu Guru rawuh)
Bu Guru:’’Ana apa ta? kok seru-serunan olehe ngomong?’’
Ani :’’punika lho Bu, Adi nesu amargi kelasipun dipunregeti malih.
Kamangka Adi piketipun.’’
Bu Guru;’’Bocah-bocah, wis bola-bali Bu Guru ngendika, yen mbuwang
regedan ing papanne.Ngene iki rak ya ngrekasakake sing
piket.Nah, saiki kabeh ndungkluk, sing weruh regedan
banjur age-age njupuk regedan kuwi lan buwang ing
papanne.’’
Adi :’’Maturkesuwun Bu, kula mboten perlu piket malih.’’
Bu guru:’’Ya wis, saiki diterusake pelajarane.’’
Saking pacelathon wonten inggil, kita saged mangertos menawi pacelathon kaliyan tiyang langkung sepuh ngagem basa karma lan kaliyan kanca sakpantaran ngagem basa ngoko.
B.MAOS
Kompetensi Dasar : Maos kanthi paham
Indikator:
1.Mangsuli pitakonan wacan
2.Nyimpulaken surasa wacan
3.Nyariosaken maneh surasa wacan
Tuladha :
Antasena Takon Bapak
Raden Antasena wiwit cilik mapan ing Gisik Narmada.Bebarengan karo Dewi Urang Ayu, ibune lan Hyang mintuna, eyange. Sanajan mapan ing papan kang swasanane tentrem ing sungapane tempuran Bengawan Gangga lan Serayu sarta Ibu lan Eyange sabar nggulawentah, isih ana rasa sing ngganjel.Raden Antasena kepengin weruh lan ketemu bapake.
‘’Antasena dedeg-piadegmu dhuwur, gagah prakoso, duwe kuku pancanaka, sliramu ora beda karo bapakmu, ya Raden Werkudara,’’ Ngendikane Ibune.
‘’Sakpunika Rama Werkudara wonten pundi bu?’’ pitakone Antasena ngangseg.
‘’raden Werkudara iku satriya Pandhawa kasatriyane Jodhipathi.yen sira pengin ketemu kudu enggal mrana.’’
Antasena banjur nyuwun pamit arep nggoleki bapakke, ora lali Dewi Urang Ayu maringi cupu Madusena kang bisa nambani tatu lan nguripake wong sing mati.
Nalika semana Prabu Gangga Trimuka raja Negara Dhasar Samodra kasil mikut pandhawa lan arep kanggo tumbal negarane. Pandhawa dilebokake ing konggedah (wewangunan saka kaca) saengga mati keplepeg. Kebeneran Antasena mlaku turut kali lan teka ana Negara Dhasar samodra, bareng weruh wong lima iku mau ana jero kaca, dheweke menehi petulungan.wong lima mau ditetesi banyu cupu Madusena mau lan urip maneh.Hyang Mintuna lan Dewi Urang Ayu tansah mamanuki lelakune Antasena, mula bareng ketemu karo Pandhawa diterangake yen Antasena iku putrane Werkudara. werkudara gelem nampa.
Samodra banjur disat dening Hyang Mintuna lan Dewi Urang Ayu.Bima lan Arjuna banjur ngrabasa Negara dhasar Samodra. prabu Gangga Trimuka mati ing sakjroning paprangan.
Katrangan tembung:
Mikul : nyekel (menangkap) Sungapan : muara
Tumbal : kurban Ngrabasa : nyerang
Keplepeg : ora bisa ambekan
Ngangseg : ndheseg,nggesuk (mendesak)
C.NYEMAK
Kompetensi Dasar: mirengaken pesen langsung utawi ngagem telepon
Indikator:
1.Nyatet isi pokok pesenipun
2.Ngaturaken pesen ingkang dipuntampi kanthi langsung kaliyan mboten langsung ngagem basanipun piyambak
Tuladha :
Mirengake pacelathon ngagem telepon wonten mandhap!
Pak Rudi : ’’Halo!sugeng enjang.’’
Edi : ’’Sugeng enjang’’
Pak Rudi : ’’Punapa leres punika Pak Agus?’’
Edi : ’’Oh sanes, kula putrane, punika sinten nggih?’’
Pak rudi : ’’Pak Rudi,punapa saged matur kaliyan Pak agus?’’
Edi : ’’Nuwun sewu, Bapak dereng kondur, wonten kersa punapa
pak?’’
Pak Rudi : ’’Ngeten Mas, kula pesen kemawon mbenjang dinten senen
tanggal 7 Agustus jam sanga, bapak dipunaturi dhateng
Puskesmas Kertasana saperlu nampi pengarahan
penyemprotan nyamuk demam berdarah.’’
Edi : ’’Senen nggih pak?’’
Pak Rudi : ’’Inggih Mas, tulung aturaken marang Bapak. Maturnuwun
Mas.’’
Edi : ’’Inggih Pak, sami-sami.Mangke kula aturaken.’’
Saking pacelathon wonten inggil, kita saged mangertos menawi pacelathon kaliyan tiyang langkung sepuh ngagem basa karma lan kaliyan kanca sakpantaran ngagem basa ngoko.
D.NYERAT
Kompetensi Dasar : Nyetrat kanthi leres
Indikator:
1.Njangkepi karangan kang during rampung
2.Nyusun cengkorongan karangan kang sampun wonten ing ragam tulis
3.Nyerat aksara lan angka jawi kanthi leres
Tuladha :
Karangan sing during rampung iki rampungna !
Kanugrahaning Gusti sing paling gedhe yaiku...(1) Kanggo mujudake awak kang sehat bisa kanthi cara njaga...(2) Karesikan iku bisa karesikaning (3)...(4)...,(5)...
Yen kahanan kaya mengkono iku wis...(6) ora aneh yen kabeh...(7) bisa ngrajakake urip kang...(8) Mula ayo padha ningkatake anggone njaga...(9) supaya...(10)
Gawekna karangan kanthi cengkorongan ing ngisor iki !
Pak Sumina susah. Kaluwargane pak Sumina lagi padha susah. Susahe ora amarga ora bisa mangan.Nanging susahe amargi putrane ingkang aran Bayu lara wis pirang-pirang dhina. Dipriksakke menyang dhokter jebul lara sing angel ditambani. Pak Sumina saben dhina menggalih piye carane olehe tamba, mangka dhuwit ora ana.
Aksara lan Angka Jawa
a)Aksara jawa
Ha Na Ca Ra Ka
Da Ta Sa Wa La
Pa Dha Ja Ya Nya
Ma Ga Ba Tha Nga
Aksara jawi wonten nginggil dipunwastani aksara legana utawi aksara wudha during ngagem sandhangan utawi pasangan.
Tuladha : Padha Jaya =
Sandhangan:
1.Swara ‘’i’’ aranipun wulu ( )
2.Swara ‘’e’’ aranipun taling ( )
3.Swara ‘’O’’ aranipun talingtarung ( )
4.Swara ‘’U’’ aranipun suku ( )
5.Swara ’’e’’ aranipun pepet ( )
Ingkang mboten pareng dipunpepet inggih punika aksara ‘’ra’’ lan ‘’la’’ amargi : ‘’ra’’ digantos ‘’pa ceret’’ : lan ‘’la’’digantos ‘’nga lelet’’ :
Tuladha :
Sapi = Coro =
Sate = Bubu =
Peso =
Sandangan panyigeg utawi paten :
1.Layar ( ) munine ‘’r’’
2.Wignyan ( ) munine ‘’h’’
3.Cecak ( ) munine ‘’ng’’
4.Pangkon ( ) inggih punika sandhangan kanggo mateni aksara jawa nanging naming wonten pungkasan ukara utawi tembung.
Tuladha :
Pasar = Gawang =
Sawah = Manuk =
b)Angka Jawa
1 = 6 =
2 = 7 =
3 = 8 =
4 = 9 =
5 = 0 =
Tuladha :
12 = 2007 =
356 = 8945 =
E.APRESIASI SASTRA
Kompetensi dasar : Ngapresiasiken susastra jawa, misalipun carito wayang,
naskah drama, lan geguritan
Indikator :
1.Nyariosaken watak tokoh
2.Nindakaken tokoh
3.Nyariosaken malih surasaning wacan
4.Saged nyekar jawi(macapat lan tembang dolanan
Tuladha :
Arjuna wiwaha
Prabu Niwatakawaca raja ing nagara Imarmantaka sowan menyang kahyangan saperlu nglamar Dewi Supraba. Dewa ora marengake, wusana dadi pasulayan, para dewa kalah. Gapura kahyangan banjur ditutup. Para wadya balane Prabu Niwatakawaca kandheg ing sakjabaning gapura kahyangan.
Amarga ora bisa ngalahake Prabu Niwatakawaca, Bathara Guru ya retune dewa golek satriya sing bakal dijaluki tulung mateni Prabu Niwatakawaca. Pamilihing dewa tumuju marang Raden Arjuna. Kala iku Raden Arjuna lagi tapa. Bathara Guru utusan widadari 7 cacahe supaya nggodha tapane Arjuna. Panggodhane ora mandi. Widadari mau banjur bali menyang kahyangan saperlu atur pelaporan.
Bathara Guru banjur tumuju ing papan tapane raden Arjuna ing Gunung Indrakila, kanthi memba dadi juru mbebedak aran keratarupa. Pranyata sing dumadi ing Indrakila diweruhi Niwatakawaca banjur utusan raseksa kanga aran muka supaya memba dadi celeng lan gawe kisruhe Indrakila. Celeng mau bisa dipateni. Matine celeng mau ndadekake pasulayan antarane Arjuna lan Keratarupa. Loro-lorone padha ngaku yen celeng mau sing mateni nganggo panahe. Nalika Keratarupa arep dibanting, banjur malih wujud dadi Bathara Guru, Arjuna banjur nyembah. Ing kono Bathara guru paring dhawuh supaya Arjuna gelem mateni Niwatakawaca lan Arjuna kaparingan panah Pasopati.
Budhale Arjuna menyang Imarmantaka dikancani Dewi Supraba. Ing kono Niwatakawaca bisa kapanah Arjuna ngepasi ing pengapesane banjur mati. Arjuna bali marang kahyangan lan kawiwaha dadi manten dhaup karo Dewi Supraba.
Nyekar Jawi
1.Tembang Macapat,ana 11 inggih punika gambuh, pangkur, sinom, dandanggula, asmarandana, pocung, megatruh, mijil, kinanthi, maskumambang, durma ananging kang dipun wulangaken dening kelas 5 namung Maskumambang, Mijil, kinanthi lan Pocung.
Tuladha :
POCUNG
6 6 5 3 i i i 2 6 6
Ba- pak pu cung la- ir- e ti- ni- tah
5 3 i 2 6 3 2 1
bi- su la mun ri- na ket- an
1 2 1 3 . 2 1 2 1 6
Pi- nar- su- di den te- men- i
6 1 2 3 2 2 1 6 3 5
Mung sa- ra- na pi- nan- dang wruh ba- sa-
2 3
Ni- ra
2.Tembang dolanan wonten kathah, gundul-gundul pacul, tekate, suwe ora jamu lan sapanunggalane saged dipunpilih.
Tuladha :
TEKATE
Tekate dipanah
Dipanah ngisor gelagah
Ana manuk onde-onde
Mbok sir bombo
Mbok sir kate
Mbok si...r bombo...
Mbok si...r ka....te...
BAB III
PANUTUP
Kesimpulan :
1.Minangka paring piwulang Basa Jawi wonten kelas 5 SD kita kedah mangertos gangsal (5) aspek inggih punika maos, nyerat, nyemak, micara lan apresiasi sastra kanthi leres uga kita kedah mangertos aspek-aspek piwulangan (afektif, kognitif, psikomotor).
2.Dados Guru kedah saged digugu lan ditiru supados kita gadhah kawibawan (cara lungguh, mlampah, lan micara) wonten manahipun siswa kang nampi piwulang.
3.Guru kedahipun saged ngolah kelas kanthi kondusif, mbungahaken, lan nepangaken sistim preventif, ampun nepangaken sistim represif.
DAFTAR PUSTAKA
1.Wibisana,Drs.2009.Pepak basa Jawi Anyar.Surakarta:Samodra Ilmu
2.Hermawan,Agus.2009. Semarang:PGSD FIP UNNES
3.Buku ‘’Seneng Basa Jawa’’ Desember2006 Semarang:ANEKA ILMU
Etika Lingkungan
Etika Lingkungan
I. Etika Lingkungan
Etika diartikan sebagai kebiasaan hidup yang baik yang diwariskan dari satu generasi ke generasi lain. Etika dipahami sebagai ajaran yang berisikan aturan tentang bagaimana manusia harus hidup yang baik sebagai manusia. Etika merupakan ajaran yang berisikan perintah dan larangan tentang baik buruknya perilaku manusia.
Kaidah, norma dan aturan tersebut sesungguhnya ingin mengungkapkan, menjaga, dan melestarikan nilai tertentu, yaitu apa yang dianggap baik dan penting. Dengan demikian etika berisi prinsip-prinsip moral yang harus dijadikan pegangan dalam menuntun perilaku.
Secara luas, etika dipahami sebagai pedoman bagaimana manusia harus hidup dan bertindak sebagai orang baik. Etika memberi petunjuk, orientasi, dan arah bagaimana harus hidup secara baik sebagai manusia. Mengacu pada pemahaman tersebut maka etika lingkungan hidup pada hakekatnya membicarakan mengenai norma dan kaidah moral yang mengatur perilaku manusia dalam berhubungan dengan alam, serta nilai dan prinsip moral yang menjiwai perilaku manusia dalam berhubungan dengan alam tersebut.
Etika lingkungan hidup berbicara mengenai perilaku manusia terhadap alam dan juga relasi di antara semua kehidupan alam semesta, yaitu antara manusia dengan manusia yang mempunyai dampak pada alam, dan antara manusia dengan makhluk hidup yang lain atau dengan alam secara keseluruhan, termasuk di dalamnya kebijakan politik dan ekonomi yang mempunyai dampak langsung atau tidak langsung terhadap alam.
Pentingnya kelestarian lingkungan hidup untuk masa sekarang hingga masa yang akan datang, secara eksplisit menunjukkan bahwa perjuangan manusia untuk menyelamatkan lingkungan hidup harus dilakukan secara berkesinambungan, dengan jaminan estafet antar generasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Etika Lingkungan Hidup tidak hanya berbicara mengenai prilaku manusia terhadap alam. Etka lingkungan hidup juga berbicara mengenairelasi diantara semua kehidupanalam semesta, yaitu antara manusia dengan manusia yang mempunyai dampak pada alam da antara manusia dengan maksluk hidup lain atau dengan alam secara keseluruhan. Termasuk didalamnya berbagai kebijakan politik dan ekonomiyang mempunyai dampak langsungatau tidak langsung dengan alam.
Penanaman pondasi pendidikan lingkungan sejak dini menjadi solusi utama yang harus dilakukan, agar generasi muda memiliki bekal pemahaman tentang lingkungan hidup yang kokoh. Pendidikan Lingkungan diharapkan mampu menjembatani dan mendidik manusia agar berperilaku bijak.
Penyelenggaraan paket pendidikan ini dapat bersifat outdoor education (pendidikan di luar kelas), yang dilakukan dengan mengajak siswa untuk menyatu dengan alam dan melakukan beberapa aktivitas yang mengarah pada terwujudnya perubahan perilaku siswa terhadap lingkungan melalui tahap-tahap penyadaran, pengertian, perhatian, tanggungjawab dan aksi atau tingkah laku.
Outdoor tidak berarti sekedar memindahkan pelajaran ke luar kelas, melainkan lebih pada pemanfaatan potensi lingkungan yang ada sebagai obyek dalam materi yang disampaikan. Aktivitas yang disampaikan berupa permainan, cerita (dongeng), olahraga, eksperimen, perlombaan, mengenal kasus-kasus lingkungan di sekitarnya dan diskusi penggalian solusi, aksi lingkungan, dan jelajah lingkungan. Dalam kegiatan ini siswa dibimbing untuk menemukan sendiri maksud yang terkandung di dalamnya, sehingga transfer materi bisa lebih mengena dan lebih mudah diingat siswa.
Pendidikan Konservasi adalah sebuah program yang dikemas dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar lebih sadar dan lebih perhatian mengenai lingkungan dan permasalahan serta hubungan timbal baliknya. Tingkat pengetahuan, sikap, ketrampilan dan motivasi untuk bekerja dan memecahkan masalah saat itu dan mencegah timbulnya permasalahan yang baru.
Program Pendidikan Lingkungan menyangkut skala yang sangat luas, sehingga perlu partisipasi dan kerjasama berbagai pihak, agar hasilnya optimal dan bebas konflik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian anak terhadap lingkungan melalui kegiatan teori dan praktek dalam bentuk teori, diskusi, permainan, serta observasi lapangan dan menanamkan nilai-nilai konservasi alam dan lingkungan sedini mungkin pada siswa dan meningkatkan kepedulian siswa terhadap konservasi alam dan lingkungan sejak dini.
Prinsip-prinsip Etika Lingkungan
Sebagai pegangan dan tuntunan bagi prilaku kita dalam berhadapan dengan alam , terdapat beberapa prinsip etika lingkungan yaitu :
1. Sikap Hormat terhadap Alam
Hormat terhadap alam merupakan suatu prinsip dasar bagi manusia sebagai bagian dari alam semesta seluruhnya
2. Prinsip Tanggung Jawab
Tanggung jawab ini bukan saja bersifat individu melainkan juga kolektif yang menuntut manusia untuk mengambil prakarsa, usaha, kebijakan dan tindakan bersama secara nyata untuk menjaga alam semesta dengan isinya.
3. Prinsip Solidaritas
Yaitu prinsip yang membangkitkan rasa solider, perasaan sepenanggungan dengan alam dan dengan makluk hidup lainnya sehigga mendorong manusia untuk menyelamatkan lingkungan.
4. Prinsip Kasih Sayang dan Kepedulian
Prinsip satu arah , menuju yang lain tanpa mengaharapkan balasan, tidak didasarkan kepada kepentingan pribadi tapi semata-mata untuk alam.
5. Prinsip “No Harm”
Yaitu Tidak Merugikan atau merusak, karena manusia mempunyai kewajiban moral dan tanggung jawab terhadap alam, paling tidak manusia tidak akan mau merugikan alam secara tidak perlu
6. Prinsip Hidup Sederhana dan Selaras dengan Alam
Ini berarti , pola konsumsi dan produksi manusia modern harus dibatasi. Prinsip ini muncul didasari karena selama ini alam hanya sebagai obyek eksploitasi dan pemuas kepentingan hidup manusia.
7. Prinsip Keadilan
Prinsip ini berbicara terhadap akses yang sama bagi semua kelompok dan anggota masyarakat dalam ikut menentukan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian alam, dan dalam ikut menikmati manfaat sumber daya alam secara lestari.
8. Prinsip Demokrasi
Prinsip ini didsari terhadap berbagai jenis perbeaan keanekaragaman sehingga prinsip ini terutama berkaitan dengan pengambilan kebijakan didalam menentukan baik-buruknya, tusak-tidaknya, suatu sumber daya alam.
9. Prinsip Integritas Moral
Prinsip ini menuntut pejabat publik agar mempunyai sikap dan prilaku moral yang terhormat serta memegang teguh untuk mengamankan kepentingan publik yang terkait dengan sumber daya alam.
Marilah kita pekakan hati dan perilaku anak cucu kita, generasi muda bangsa kita pada etika lingkungan yang benar. Biarlah hati mereka peka akan kelestarian lingkungan, agar kelak Indonesia boleh lestari kembali dengan berjuta kekayaan alamnya yang luar biasa indahnya. Hutan adalah ’sahabat’ kita, yang harus selalu terjaga kebersamaannya dengan kita..
Daftar Pustaka.
Keraf, A. Sonny, Etika Lingkungan (Jakarta ; Kompas, 2006)
Kurniawan, Ehwan , Panduan Mendaki Gunung Dalam Infografis (PT Tunas Bola;2004)
Kuswahyudi, Etika Kita Untuk Lingkungan Hidup, 2008
Putri, Vincencia Septaviani Issera Sulistya , Mendidik Generasi Muda dengan Pendidikan Lingkungan (2006).
PHPA, Departemen Kehutanan , Panduan Mendaki Gunung (Bogor : 1992)
Wahyono, Edy Hendras, Belajar Dari Nol Sebuah Pengalaman Megembangkan Pendidikan Konservasi Alam (Concervation International :Bogor, 2004)
http://penjelajahan.blogspot.com/2006, Management-perjalanan-peralatan.
http://teamglenmore.multiply.com, Leave No Trace





